Kamis, 12 Januari 2012 0 komentar

Tempat-Tempat Unik dan Ekstrim di Alam Semesta

Astronomi adalah ilmu yang tidak ada habisnya jika di pelajari, karena begitu luasnya alam semesta kita. Berikut adalah tempat-tempat unik di alam semesta ini :

1. Planet Jupiter

Jupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari setelah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Jarak rata-rata antara Jupiter dan Matahari adalah 778,3 juta km. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasi planet ini adalah 9,8 jam, sedangkan periode revolusi adalah 11,86 tahun.


Awan badai berkecepatan hingga 600 km/jam telah terjadi di Planet Jupiter selama hampir 347 tahun sejak pertama kali berhasil diamati pada tahun 1665.


2. Europa, satelit Jupiter

Europa adalah satelit keenam dari planet Jupiter. Europa ditemukan pada tahun 1610 oleh Galileo Galilei (dengan pembantahan dari Simon Marius, yang mengklaim bahwa ia telah menemukannya pada tahun 1609). Satelit ini dinamakan atas seorang wanita bangsawan Phoenicia yang bernama Europa, yang kemudian dinikahi oleh Zeus dan menjadi ratu dari Kreta. Satelit ini adalah satelit terkecil dari empat satelit Galilean.



Europa, adalah salah satu bulan planet Jupiter memiliki palung samudera terdalam di tata surya. Kedalamannya diperkirakan mencapai 100 km atau 10 kali lipat palung Mariana, titik terdalam di Bumi.


3. Io, satelit Jupiter

Io adalah bulan planet Yupiter yang terdekat di antara empat bulan Galileo, serta merupakan bulan keempat terbesar di Tata Surya. Panjang diameter Io adalah 3.642 kilometer. Nama Io diambil dari mitologi Yunani, yaitu nama seorang pendeta Hera yang menjadi salah satu kekasih Zeus.



Io memiliki samudera batu cair atau magma yang baru dideteksi di bawah permukaan satu dari beberapa satelit Jupiter, Io akhirnya menjelaskan mengapa dia mempunyai gunung berapi paling banyak dalam tata surya.

Melalui pesawat anatriksa Galileo yang terakhir mengorbit pada tahun 2003, NASA menganalisa satelit Jupiter tersebut. Alhasil Io mempunyai lapisan magma cair di bawah permukaan Io. Hasil penemuan yang menakjubkan adalah Io memiliki sedikitnya 200 gunung berapi aktif di permukaannya.

Dalam penelitiannya tersebut NASA memperkirakan Io memiliki samudera magma 50 kilometer dalamnya dan 1200 derajat celcius temperaturnya. menurut para peneliti NASA itulah yang menyebabkan gunung berapi merata di permuakaan Io, tidak seperti di Bumi yang hanya permukaan panas saja yang di huni oleh gunung berapi.

Io adalah benda angkasa selain Bumi yang memiliki gunung berapi aktif walaupun dengan ukuran sedikit lebih besar dari Bulan (satelit Bumi).

Letusan gunung berapi di Io memuntahkan sediktinya 100 kali lipat lava setiap tahunnya dibanding dengan Bumi. Saat meletus, Io mengepulkan asap vulkanis hingga 300 kilo meter keatas permukaanya dengan kecepatan mencapai satu kilometer per detik. Ini 20 kali lebih cepat daripada letusan gunung berapi di Bumi.


4. Planet Saturnus

Saturnus adalah sebuah planet di tata surya yang dikenal juga sebagai planet bercincin, dan merupakan planet terbesar kedua di tata surya setelah Jupiter. Jarak Saturnus sangat jauh dari Matahari, karena itulah Saturnus tampak tidak terlalu jelas dari Bumi. Saturnus berevolusi dalam waktu 29,46 tahun. Setiap 378 hari, Bumi, Saturnus dan Matahari akan berada dalam satu garis lurus. Selain berevolusi, Saturnus juga berotasi dalam waktu yang sangat singkat, yaitu 10 jam 14 menit.



Planet indah dengan cincinnya ini ternyata punya sambaran petir/ kilat berkekuatan hingga 1000 kali lipat petir yang terjadi di bumi.


5. Hyperion, satelit Saturnus

Hyperion adalah sebuah satelit alami/bulan di Saturnus yang ditemukan pada tanggal 16 September 1848 oleh William Cranch Bond, George Phillips Bond dan William Lassell. Bentuk satelit ini mirip dengan spons. Rotasi satelit ini tidak seperti Bumi dan Bulan, atau bahkan satelit alami lainnya di tata surya.



Hyperion berotasi secara tidak beraturan, hal ini mengakibatkan waktu siang dan malam di bulan tersebut tidak pernah sama tiap harinya.


6. Reaksi Kimia antara Planet Uranus dan Neptunus

Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan planet yang terbesar ketiga dan terberat keempat dalam Tata Surya. Ia dinamai dari nama dewa langit Yunani kuno Uranus, ayah dari Kronos (Saturnus) dan kakek dari Zeus (Jupiter). Sedangkan Neptunus merupakan planet terjauh (kedelapan) jika ditinjau dari Matahari. Planet ini dinamai dari dewa lautan Romawi. Neptunus merupakan planet terbesar keempat berdasarkan diameter (49.530 km) dan terbesar ketiga berdasarkan massa. Massa Neptunus tercatat 17 kali lebih besar daripada Bumi.




Para peneliti mengeluarkan teori bahwa reaksi kimia yang terjadi di atmosfer Planet Uranus (kiri) dan Neptunus (kanan) akan menghasilkan hujan berlian di seluruh permukaan planet.

Para ilmuwan mencairkan berlian pada tekanan 11 juta kali lebih besar daripada tekanan udara di dasar laut planet bumi. Dari sana, mereka menurunkan suhu dan tekanannya dengan perlahan hingga mencapai 50000 derajat, dan berlian padat pun bermunculan. Bukan hanya itu, berliannya akan mengapung seperti es batu di segelas jus buah.

Hipotesis lautan berlian ini sangat membantu ilmuwan menjelaskan tentang fenomena magnetik Uranus dan Neptunus yang tidak biasa. Jika kutub magnet bumi sangat dekat dengan kutub utara dan selatannya, kutub magnet planet tersebut bisa tergeser hingga lebih dari 60 derajat. Tak heran bila Uranus berevolusi seperti bola yang menggelinding.


7. Planet Venus

Venus atau Bintang Kejora adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius. Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari.



Dengan suhu permukaan yang mencapai 460 derajat celcius menjadikan Planet Venus sebagai tempat paling panas di tata surya.


8. Gunung Olympus, Gunung Berapi Planet Mars

Olympus Mons adalah gunung berapi terbesar yang pernah diketahui di tata surya. Gunung ini terletak di planet Mars. Sebelum satelit luar angkasa mengidentifikasikannya sebagai gunung, Olympus Mons disebut sebagai fitur albedo, Nix Olympica ("Salju Olympus") oleh para astronom. Sejak akhir abad ke-19, diduga bahwa objek ini bergunung.



Ketinggiannya mencapai 27 ribu meter atau 3 kali lipat tinggi Gunung Everest. Sehingga orang yang ada di kaki gunung ini tidak akan bisa melihat puncak gunung ini.


9. Planet Mars

Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari dewa perang Romawi, Mars. Planet ini sering dijuluki sebagai "planet merah" karena tampak dari jauh berwarna kemerah-kemerahan. Ini disebabkan oleh keberadaan besi (III) oksida di permukaan planet Mars. Mars adalah planet bebatuan dengan atmosfer yang tipis.


Dibalik warna merah yang mempesona, ternyata Planet Mars memiliki ngarai terbesar di tata surya, kedalamannya diperkirakan hingga 6 kali lipat kedalaman ngarai di Grand Canyon atau sekitar 10 ribu meter.


10. Kepler-20e

Kepler-20e diyakini sebagai planet berbatu. Kepler-20e agak lebih kecil dibandingkan venus, dengan radius 0,87 kali dari jari-jari bumi.



Suhu di permukaan kepler-20e yang mencapai lebih dari 1.400 derajat fahrenheit atau 760 derajat celcius, bisa melelehkan kaca.


11. Kepler-20f

Kepler-20f sedikit lebih besar dibandingkan Bumi dengan jari-jari 1,03 kali jari-jari Bumi. Kepler-20f mengorbit setiap 19,6 hari.



Kepler-20f, yang bersuhu 800 derajat Fahrenheit atau mencapai 430 derajat celcuis, mirip dengan rata-rata hari planet Merkurius.


Source : Kaskus, Viva News, Blogsas.com, Yohanes Surya.com

Sabtu, 31 Desember 2011 1 komentar

Peristiwa Astronomi Menghebohkan di Indonesia tahun 2011

Tidak terasa 2011 hampir berakhir. Sebentar lagi kita akan menyambut matahari 2012. Pada kesempatan kali ini kita akan bahas tentang peristiwa astronomi yang menghebohkan Indonesia di tahun 2011.

1. Super Moon

http://nikkipire.edublogs.org/files/2011/03/bruce-almighty-moon-p9mp31.jpg

Supermoon adalah fenomena langit paling menghebohkan masyarakat tahun 2011. Supermoon adalah fenomena ketika bulan tampak lebih besar dari biasanya. Tepatnya, tujuh persen lebih besar. Supermoon terjadi pada Sabtu (19/3/2011) malam dan Minggu (20/3/2011) dini hari. Supermoon bukan terjadi ketika bulan ditarik oleh Bruce :p Supermoon terjadi ketika bulan berada di jarak paling dekat dengan Bumi. Jarak antara Bulan dan Bumi saat itu hanya 356.377 kilometer, 30.000 kilometer lebih dekat daripada jarak rata-rata Bulan-Bumi. Bulan sedang bergerak pada posisi terdekat dengan bumi. Posisi terdekat akan dicapai pada tanggal 19 Maret 2011 nanti, membawa bulan hanya pada jarak 221.567 mil, terdekat selama 18 tahun terakhir. Fenomen jarak terdekat bulan dan bumi ini sering disebut “supermoon”. Dampak yang dikibatkan Supermoon adalah meningkatnya gelombang pasang air laut beserta meningkatnya aktivitas seismik di Bumi yang bisa berakibat pada meningkatnya potensi gempa bumi dan erupsi gunung berapi. Pada saat yang hampir bersamaan atau 8 hari sebelum puncak kedekatan Bumi dengan Bulan (perigee), Jepang diguncang oleh gempa berkekuatan 8,9 skala magnitude dan menyebabkan tsunami yang hingga kini menewaskan 1000 korban jiwa.

2. Gerhana Bulan Total

http://fitrisblog.files.wordpress.com/2011/06/moon-9.gif?w=593

Saat malam minggu 10 Desember 2011 akan dapat dinikmati fenomena alam yang langka dan sangat indah yaitu gerhana bulan total. Gerhana total ini hanya dapat disaksikan lagi di Indonesia tujuh tahun ke depan. Gerhana bulan total kali ini terjadi saat prime time(waktu utama), yaitu dari magrib hingga menjelang tengah malam.Fenomena langka ini baru bisa disaksikan lagi pada enam tahun mendatang, yaitu pada 31 Januari 2018. Sebenarnya selama periode “kosong” itu terdapat tiga kali gerhana bulan, antara 2014 dan 2015. Tapi pemandangan bulan ditelan bayangan itu hanya bisa disaksikan di sebagian Indonesia, itu pun tak seluruh fase bisa terlihat.

3.Purnama Jupiter

http://hanzahikari.files.wordpress.com/2011/11/opposition.jpg

Purnama Jupiter adalah peristiwa astronomi yang sangat luar biasa indah. Purnama Jupiter, keadaan saat Jupiter berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi atau juga disebut oposisi Jupiter. Purnama Jupiter terjadi Jumat (28/10/2011). Dalam kondisi purnama, Jupiter-Bumi-Matahari akan berada pada satu garis lurus. Jupiter akan tampak bulat penuh dan lebih terang, termasuk yang paling terang dalam 11 tahun terakhir. Oposisi Jupiter juga bisa menjadi objek astrofotografi. Bisa di-zoom di Jupiter-nya atau Jupiter dengan satelit-satelitnya. Oposisi Jupiter tahun ini tergolong salah satu yang paling istimewa. Oposisi bertepatan dengan fase bulan baru dan perihelion Jupiter atau jarak terdekat Jupiter Matahari. Dengan demikian, cahaya akan lebih terang. Purnama Jupiter ini bisa terlihat jelas dengan mata telanjang walaupun ada polusi cahaya. Jupiter telah tampak jelas sejak beberapa saat sebelumnya. Namun Jupiter belum mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi. Baru pada tanggal 28 Oktober malam itulah jarak terdekat dicapai.

4. Bulan Biru

http://4.bp.blogspot.com/_IoU3bEFUwWc/SzARdFQ9caI/AAAAAAAAGmo/q9cNJaq06IU/s400/Real+Blue+Moon.jpg

Fakta fenomena keindahan alam yang benar ada bukan hanya sekedar dalam cerita fiksi. Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi Sabtu (10/12/2011) malam dengan totalitas selama 50 menit, mulai dari pukul 21.07 hingga 21.57 WIB. Masyarakat Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah menyaksikan totalitas gerhana selama 20 menit yang sangat unik. Sempat bulan tersibak saat totalitas, nampak memerah kebiruan. Saat terjadi GBT, Bulan memang tidak akan lenyap begitu saja. Biasanya, Bulan tampak dalam warna merah karena saat itu cahaya merah paling banyak dihamburkan. Warna kebiruan itu teramati hanya saat totalitas gerhana terjadi. Pada saat itu, sebagian besar Bulan berwarna merah dan ada sebagian yang berwarna kebiruan.

5. Hujan Meteor Perseids dan Delta Aquarids

http://img.ibtimes.com/www/data/images/full/2011/07/30/140204-double-meteor-shower-tonight-spectacular-cosmic-glimpses-of-delta-aqua.jpg

Dua hujan meteor pada bulan Ramadhan. Masing-masing adalah hujan meteor Perseids dan Delta Aquarids yang memuncak pada 13 Agustus 2011.

6. Hujan Meteor Quadrantid

http://theakumalian.com/images/2010/1-2010/quadrantids.jpg

Saat malam pergantian tahun baru 2010 ke 2011, ternyata langit bumi tidak hanya dihiasi kembang api tetapi juga adanya meteor. Pada 1 Januari 2011 dini hari saat awal jatuhnya hujan meteor Quadrantid. Pada saat permulaan hanya beberapa meteor yang tampak dalam satu jam. Setelah beberapa jam kemudian pada puncaknya akan terlihatl 100 meteor dalam setiap jamnya. Meteor ini sangat langka dan jarang terlihat dan sulit diprediksi datangnya. Hujan meteor Quadrantid terlihat pada rentang 1 hingga 5 Januari sudah terjadi. Puncak dari fenomena ini adalah pada 3 Januari mendatang. Saat itu bisa disaksikan 100 meteor atau rata-rata 2 meteor per menit. Meteor Ini diduga asalnya dari debu komet baru bernomor 1490 Y1 atau 1385 U1

7. Purnama Terkecil

http://3.bp.blogspot.com/-UJCoEM1Ok7s/TpuFRaz-4CI/AAAAAAAAAGg/K0VPg43r1sw/s320/20111011_041956_supermoon.jpg

Purnama Terkecil atau kebalikan dari supermoon yang terjadi 11 Oktober 2011. Bulan tercatat sebagai Bulan purnama terkecil sepanjang tahun 2011. Ketika melihat langit, Bulan memang mencapai fase penuhnya tetapi bentuknya lebih kecil dari biasanya. Namun masyarakat Indonesia tak bisa menikmatinya karena purnama terkecil ini akan jatuh pada pagi hari, saat Matahari sudah terbit. Untuk fenomena purnama terkecil ini, masyarakat Indonesia, mungkin bisa menunggu purnama-purnama terkecil yang mungkin terjadi di tahun berikutnya. Purnama terkecil ini terjadi 10 jam setelah puncak purnama yang terjadi pukul 12.00 GMT hari ini atau 07.00 WIB malam nanti. Pada saat terjadi purnama terkecil, Bulan akan tampak 12,3 persen lebih kecil dari Supermoon. Besar kecilnya ukuran Bulan dipengaruhi oleh pergerakan Bulan terhadap Bumi. Karena orbit bulan berbentuk elips, maka Bulan bisa berada di titik terdekat (perigee) ataupun titik terjauh (apogee).

8. Komet Lovejoy

http://media.keprtv.com/images/111216lovejoy_comet660.jpg

Komet Lovejoy yang menabrak Matahari, selamat dan akhirnya menampakkan diri menjelang Natal. Menurut laporan NASA, Lovejoy sebuah komet yang telah menabrak matahari ternyata selamat dari penerjunan bunuh diri melintasi atmosfer Matahari yang amat panas Jumat (16/12/2011). Sebelumnya para ahli astronomi memperkirakan komet tersebut binasa hancur lebur saat menembus panasnya matahari. Tabrakan komet dengan Matahari bukan sebuah peristiwa aneh, tetapi cukup jarang terjadi.

9. Peristiwa Langka Enam Gerhana dalam satu Tahun

http://ippind.files.wordpress.com/2010/01/gerhana2.jpg

Dalam tahun 2011 ini bumi disuguhi oleh empat gerhana matahari sebagian dan dua gerhana bulan total. Kombinasi empat dan dua gerhana dalam satu tahun adalah peristiwa yang jarang terjadi. Gerhana matahari sebagian pada 2011 akan terjadi pada 4 Januari, 1 Juni, 1 Juli, dan 25 November. Sedangkan gerhana bulan total akan terjadi pada 15 Juni dan 10 Desember. Kombinasi empat gerhana matahari dan dua gerhana bulan dalam setahun hanya akan terjadi enam kali sepanjang abad ke-21, yakni pada tahun 2011, 2029, 2047, 2065, 2076, dan 2094. Seluruh gerhana matahari tidak akan dapat dilihat dari Indonesia. Tapi dua gerhana bulan total akan dapat diamati di negeri ini. Seluruh fase gerhana bulan total Juni akan dapat diamati di Indonesia bagian barat, sementara wilayah Indonesia lainnya mengalami gerhana bulan sebagian. Pada awal tahun 2011, seluruh fase gerhana bulan total akan dapat diamati dari Sabang hingga Merauke. Gerhana matahari sebagian pada 4 Januari, akan dapat diamati di sebagian besar wilayah Eropa, Afrika utara, dan Asia Tengah. Di kota-kota Eropa seperti Madrid, Paris, London, dan Copenhagen, akan menjadi lokasi terbaik jepretan foto gerhana sebagian, saat matahari baru terbit. Puncak gerhana matahari sebagian ini akan terjadi pada 08:50:35 waktu universal (UT) dan lokasi terbaik adalah di wilayah utara Swedia. Warga di Kairo, Jerusalem, Istanbul, dan Teheran juga akan mendapati gerhana matahari sebagian dengan magnitud besar. Pemandangan indah gerhana matahari sebagian menjelang surya tenggelam akan dapat diamati di kawasan tengah Rusia, Kazakhstan, Mongolia, dan kawasan barat laut China. Gerhana matahari sebagian resmi berakhir saat penumbra meninggalkan bumi pada 11:00:54 UT

10. Jatuhnya Satelit Ke Bumi

http://www.presalocala.com/wp-content/uploads/2011/09/Upper-Atmosphere-Research-Satellite.jpg

Satelit The Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) yang sudah mati jatuh ke bumi. Tetapi NASA tidak bisa memastikan dengan tepat tanggal jatuhnya satelit ini. UARS adalah satelit yang diluncurkan pada 15 September 1991 oleh pesawat luar angkasa Discovery dan diperkirakan masuk bumi pada akhir bulan ini atau awal Oktober mendatang. Satelit ini sudah tidak berfungsi sejak 14 Desember 2005 dan pada dasarnya didesain untuk misi selama tiga tahun. Satelit ini memiliki panjang 11 meter dan diameter mencapai 4,5 meter. Meski satelit ini akan menjadi potongan-potongan terpisah saat masuk ke bumi, tidak semua bagian terbakar di atmosfer. UARS mengandung senyawa kimia. UARS diprediksi akan jatuh antara Kanad dan Amerika Selatan. Risiko menyangkut keselamatan publik dan beberapa bangunan yang mungkin terkena reruntuhan dari UARS sangat tinggi. NASA mengimbau agar pihak-pihak yang menemukan potongan satelit dari ruang angkasa ini menghindar. Semua pihak pun diminta proaktif melaporkan kepada yang berwajib jika menemukan potongannya.

Source : Kaskus, Media Anak Indonesia

Selasa, 11 Oktober 2011 2 komentar

Kepler-16b, Planet yang Mengelilingi 2 Bintang

Bagi para penggemar sains fiksi Star Wars, tentu tidak asing dengan keberadaan planet Tatooine, planet padang pasir dengan 2 Matahari. Kalau saya sih belum lahir :p Planet ini diceritakan bergerak mengorbit sepasang bintang ganda. Apakah dunia yang memiliki dua matahari itu ada atau hanya berakhir sebagai cerita di film?

Planet Dengan Dua Bintang

Ternyata keberadaan dunia dengan dua matahari di kala senja yang digambarkan Star Wars 30 tahun lalu tidak lagi menjadi impian dan khayalan. Kini ada bukti saintifik yang menunjukkan kalau planet seperti itu memang ada. Kepler berhasil mendeteksi keberadaan planet sirkumbinari atau planet yang mengorbit dua buah bintang yang jaraknya 200 tahun cahaya dari Bumi. Tapi, planet ini tidak seperti planet Tatooine yang diceritakan bisa memiliki kehidupan di dalamnya. Planet yang disebut Kepler-16 b ini merupakan planet gas yang dingin dan diperkirakan tidak bisa mendukung kehidupan. Tapi, penemuan Kepler-16b merupakan penemuan yang penting karena keberadaannya menunjukkan keragaman planet di galaksi Bima Sakti.

Meskipun sebelumnya ada juga pengertian lain yang mengindikasikan keberadaan exoplanet yang mengelilingi 2 bintang, namun belum ada konfirmasi mengenai keberadaan planet tersebut. Karena itu Kepler-16b menjadi planet pertama yang bergerak mengitari dua bintang di sistem Kepler-16 (AB).

Walau merupakan planet gas yang dingin, keberadaan Kepler-16b juga memberi kemungkinan baru bagi sistem yang dapat mendukung kehidupan. Jika selama ini planet seperti itu dicari hanya pada bintang tunggal, maka ada kemungkinan yang sangat besar jika planet laik huni itu juga terdapat di dalam sistem bintang ganda. Apalagi mengingat sebagian besar bintang di galaksi bima Sakti merupakan bagian dari sistem bintang berdua. Tentunya ada kesempatan kalau ternyata kehidupan itu tumbuh dan berkembang juga pada planet yang mengitari bintang berdua.

Kepler-16b

Planet Kepler-16b ditemukan melalui deteksi dengan metode transit yang dilakukan Kepler. Dengan metode ini, Kepler melihat perubahan pada kecerlangan bintang induk yang mengedip atau meredup sesaat ketika ada planet yang melintas di depannya. Kepler-16b berhasil ditemukan oleh tim yang dipimpin Laurance Doyle dari Institut SETI di Mountain View, Calif, setelah melakukan analisa pada data Kepler. Teleskop Landas Angkasa Kepler dalam tugasnya melakukan pengukuran perubahan kecerlangan pada lebih dari 150000 bintang untuk mencari planet yang sedang transit. Ia juga merupakan misi pertama NASA yang dapat menemukan planet seukuran Bumi di dekat maupun di dalam zona laik huni, area dalam sistem keplanetan yang dapat mempertahankan air dalam bentuk cair di permukaan planet yang mengorbit.

Kepler-16b dideteksi sebagai planet baru dalam sistem Kepler-16 (AB), sebuah sistem bintang berpasangan yang saling mengorbit dan menggerhanai satu sama lainnya dari sudut pandang pengamat di Bumi.

Pada bintang ganda, perubahan kecerlangan pada bintang akan terjadi secara berkala saat kedua bintang itu saling menggerhanai. Saat bintang yang lebih kecil menghalangi sebagian cahaya bintang yang lebih besar, terjadilah gerhana primer. Gerhana sekunder terjadi ketika bintang yang lebih kecil diokultasi atau dihalagi total cahayanya oleh bintang yang lebih besar.

Tapi ada yang menarik di sistem Kepler-16 yang dilihat oleh Laurance Doyle dkk ini. Kecerlangan sistem bintang Kepler-16 tetap mengalami peredupan meskipun bintang tidak sedang menggerhanai satu sama lainnya. Ini adalah petunjuk bagi keberadaan obyek ke-3. Peristiwa tambahan bagi meredupnya kecerlangan bintang ini kemudian disebut gerhana tersier dan kuartener. Keduanya terjadi pada inteval waktu yang tidak teratur dan mengindikasikan kalau bintang sedang berada pada posisi yang berbeda di orbitnya ketika obyek ketiga melintas. Dan kejadian ini juga menunjukkan kalau si obyek ketiga tidak hanya mengorbit satu bintang melainkan bergerak mengelilingi kedua bintang dalam orbit sirkumbinari yang lebar.

Gangguan gravitasi pada bintang yang diukur dengan melihat pada perubahan saat gerhana menjadi indikator yang baik untuk mengetahui massa obyek ketiga. Yang tampak adalah, hanya ada sangat kecil tarikan gravitasi yang dideteksi yang sekaligus menandakan kalau obyek ketiga tersebut memiliki massa kecil.

Hasil penelitian juga menunjukkan kalau Kepler-16b merupakan planet yang tidak ramah untuk dihuni. Ia dingin dengan ukuran seperti Saturnus dan memiliki susunan setengah batuan dan setengah gas. Bintang induknya jauh lebih kecil dari Matahari. Bintang pertama memiliki 69% massa Matahari sedangkan bintang kedua yang jadi pasangannya hanya memiliki 20% massa Matahari. Kepler-16b di dalam sistem ini mengorbit kedua bintang itu setiap 229 hari, mirip dengan orbit Venus yang mengelilingi Matahari setiap 225 hari. Meskipun mirip dengan Venus, Kepler-16b berada jauh di luar zona laik huni sistem dimana diharapkan air bisa berada dalam wujud cair karena bintang induknya jauh lebih dingin dari Matahari.

Bagi pekerja efek visual film John Knoll dari Industrial Light & Magic, salah satu divisi di Lucasfilm Ltd., San Fransisco, bekerja di film seringkali mereka dituntut untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya. Akan tetapi baginya penemuan saintifik yang membuktikan sesuatu itu justru lebih spektakuler dari apapun yang bisa dibayangkan. Tak bisa disangkal penemuan-penemuan seperti ini akan mempengaruhi sekaligus menginspirasi para pembuat cerita. Keberadaan bukti tersebut itulah yang memicu manusia untuk bermimpi lebih besar dan membuka wawasan untuk melihat kemungkinan baru di luar apa yang ada saat ini.

Source : langitselatan

Senin, 03 Oktober 2011 5 komentar

Black Hole, White Hole dan Parallel Universe

Akhirnya dapet posting juga setelah lama gak ngepost. Sekarang saya lagi senang belajar astronomi :D Berikut sedikit tentang Black hole & White hole :

1. Black Hole

Pada awalnya orang menggangap Black hole adalah fiksi ilmiah saja. Akan tetapi seiring perkembangan jaman dengan diluncurkan teleskop antariksa "Hubble space telescope" kini orang meyakini bahwa monster itu memang benar benar ada di luar sana. Lubang hitam sendiri diartikan sebagai sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Medan gravitasi begitu kuat sehingga kecepatan di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata "hitam". Istilah "lubang hitam" telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam semesta yang dapat diamati.

2. Supermassive Black Hole

Apa itu supermassive black hole? lagunya MUSE? bukan :D super massive black hole adalah blackhole dengan densitas berkali kali lipat dari blackhlole biasa. Dengan densitas atau kepadatan yang amat sangat luar biasa maka akan menimbulkan gaya gravitasi yang juga jauh lebih besar. Apakah supermasif black hole ini ada? jawabannya jelas sekali, mereka ada dan tidak "jauh" dari kita. supermasive blackhole diperkirakan berdiameter lebih dari 1000 kali matahari kita dan mempunyai gravitasi lebih dari sejuta kali gravitasi matahari kita. Super masif black hole merupakan inti dari setiap galaksi yang ada di jagat raya. Ini menjawab pertanyaan kita selama ini. jika bulan mengelilingi bumi dan bersama bumi mengelilingi matahari, lantas matahari mengelilingi siapa? super masive black hole. Diperkirakan jagat raya ini di huni oleh lebih dari milyaran galaxy dan masih akan terus bertambah. jadi betapa banyak black hole di jagad ini.


3. White Hole

White hole secara nyata belum ada pembuktiannya, white hole masih sebatas dalam teori dalam kertas. Beberapa ilmuan seperti Profesor Michio Kaku menyatakan bahwa white hole merupakan sisi lain dari blackhole. Kita pasti penasaran kemanakah semua materi yang diserap blackhole berujung, apakah black hole itu sebuat pintu yang menuju sisi lain dari jagat raya? dari pertanyaan imajinasi ini maka muncul teori white hole. White hole erat kaitannya dengan time travel. Jika memang ujung dari black hole adalah white hole yang mengubungkan dua tempat terpisah sperti tunel yang mempersingkat perjalanan waktu maka time travel mungkin dilakukan. Dan mungkin kita bisa mengunjungi kemarin, 2 hari yang lalu dan seterusnya. Prof Michiku juga menyatakan secara teoritis time travel melalui white hole itu dapat diterapkan namun praktekannya hampir mustahil. sesuai hukum kekekalan energi dan kesetimbangan masa E masuk= E hilang + E yang keluar dan itu bearti masa yang masuk harus sama dengan masa yang hilang dan keluar. black hole menghisap masa dan energi teorinya white hole yang mengeluarkan. Kemungkinan lain dari sisi lain dari black hole adalah big bang. Bayangkan saja jika sebuah pusaran air menyedot begitu banyak air dan sampah plastik maka dia juga akan mengeluarkan air dan sampah plastik dalam jumlah dan kecepatan yang hampir sama juga. Kecepatan gravitasi di sekitar black hole dikatakan hampir absolute jadi dengan demikian kecepatan hembusan di sekita white hole juga mendekati absolute, dan itu artinya adalah big bang. Dapat disimpulkan white hole adalah sebuah monster kosmis yang berfungsi untuk mengeluarkan seluruh materi yang sudah dihisap oleh black hole.


4. Parallel Universe

Jika ujung dari blackhole adalah white hole dengan big bangnya maka tentu saja ini akan membentuk jagad raya baru. jika di jagat ini ada milyaran galaxy dan milyaran blackholenya maka begitu juga dengan parallel universe. Mungkin saja saat ini kita berada dalam black hole dan kita tidak menyadarinya. Alam semesta itu luas :)




Hubungan black hole, white hole dan parallel universe

Bila kita mengetahui bahwa Black Hole itu adalah sebuah pemusatan massa yang menghisap benda-benda di sekitarnya, maka White Hole berbeda. White Hole adalah kebalikan black hole, dan fungsinya adalah mengeluarkan benda-benda yang tadinya sudah terhisap. Bila lubang hitam terbentuk karena supernova salah satu bintang yang umurnya cukup tua, sama halnya dengan white hole. Bila kita asumsikan, white hole ada satu paket dengan black hole. Jadi, black Hole, worm hole dan white hole bisa kita gambarkan dalam satu bidang vertikal Dimana fungsi black hole adalah menyerap materi, worm hole adalah lubang penyalur antar dimensi, dan white hole adalah pengeluar materi.

Untuk worm hole fungsinya yang lebih jelas adalah seperti jalan pintas yang menghubungkan antara 2 ruang dan waktu yang berbeda. Inilah salah satu cara menurut para peneliti untuk mencapai tingkatan alam semesta yang lebih tinggi.



Menurut Einstein gaya gravitasi adalah gaya yang berbeda dengan gaya-gaya yang lainnya. Yaitu, massa tidak menciptakan sebuah medan gaya di sekitarnya yang akan menyebabkan percepatan massa yang lain, namun massa akan mengubah struktur ruang dan waktu di sekitarnya. Kinerja white hole berkebalikan dengan kinerja black hole, dan secara otomatis waktu bagi sebuah black hole untuk menghisap sebuah materi sama dengan waktu bagi sebuah white hole untuk mengeluarkan sebuah materi tersebut. Bila kita mengetahui bahwa Black hole itu berwarna hitam, maka anggapan itu sebenarnya salah. Sama halnya dengan white hole, memang ada banyak white hole yang berwarna putih, tetapi tidak semua berwarna putih.

Source : Kaskus

Source : http://yoviavianto.blogspot.com/

Sabtu, 06 Agustus 2011 2 komentar

Password Kembali

Setelah hampir setahun gak ngeblog gara-gara password hilang, akhirnya bisa ngeblog lagi :D
Maaf buat para pembaca karena sudah lama gak update..
Sekarang saya sudah kelas 1 SMA, SMAN 4 Denpasar..
Mungkin saya jarang posting, tapi kalo ada libur saya posting lagi..
Sekarang saya mau bikin tugas, kapan-kapan saya sambung lagi..
Bye..
 
;